Walikota Eman Buka Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata

Tomohon – Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak. CA membuka secara resmi Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata yang dilaksanakan di Grand Master Hotel Rabu 4 November 2020.

Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak, CA mengatakan, salah satu visi misi pemerintah Kota Tomohon tahun 2016-2021 adalah Tomohon menuju kota tujuan wisata dunia, dimana Pengembangan Kota Tomohon menuju kota pariwisata dunia adalah pengembangan yang terintegrasi dan holistik antara semua sektor pembangunan yang terkait. 

Dikatakan Eman, Pola manajemen pengembangan pariwisata tersebut hanya akan dapat terlaksana manakala dalam proses pencapaiannya dilakukan melalui prinsip tata kelola kepariwisataan yang baik (good tourism governance).

Dengan demikian tujuan pengembangan pariwisata Kota Tomohon adalah pencapaian pendapatan asli daerah, baik yang didapat melalui retribusi objek wisata, maupun pajak hotel, restoran dan rumah makan. 

Walikota pula mengaskan Pemerintah mengijinkan usaha pariwisata dibuka tentu.dengan mengedepankan protokol kesehatan. Membangun sinergitas dengan unsur terkait tentu juga dengan bantuan HPI. Karena Walaupun kita berbeda-beda tetapi tepat satu tujuan yaitu memajukan kepariwisataan di Kota Tomohon.

Tampil sebagai narasumber unsur pemerintah, Akademisi, Asita, Staff Khusus Gubernur Sulawesi Utara Bidang Pariwisata Dino Gobel, Kadispar Sulut Hendry Kaitjily, Ketua ADESTA (asosiasi destinasi wisata) Joudy Aray, SPd, dengan peserta adalah pengelola Destinasi Wisata di Kota Tomohon. serta para pendamping kegiatan yakni dari ADESTA & HPI (himpunan pramuwisata Indonesia).

 

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon Masna J.M Pioh, S.Sos dalam laporannya mengatakan kegiatan ini diikuti 40 peserta pengelolah dan pemilik destinasi wisatadan HPI. Pelatihan ini akan dilaksanakan Rabu,Kamis & Jumat 4-6 November 2020.

Tujuan kegiatan ini antara lain yaitu dalam rangka pengembangan jenis dan paket pariwisata untuk menarik kunjungan wisatawan, Menstimulasi arus kunjungan wisatawan yang mengedepankan protokol kesehatan.