Caroll–Sendy Terima Kunjungan Delegasi Maniwa, Bahas Solusi Sampah dan Energi Bersih

 

Sulutlinenews — Pemerintah Kota Tomohon menerima kunjungan tim dari Kota Maniwa, Jepang, dalam rangka menjajaki kerja sama pengolahan sampah serta pengembangan energi panas bumi (geothermal), 10–11 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi internasional di bidang lingkungan hidup dan energi berkelanjutan.

Tim Kota Maniwa disambut langsung Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk bersama Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar di Kantor Wali Kota Tomohon. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut komunikasi sebelumnya, termasuk kunjungan kerja Pemerintah Kota Tomohon ke Jepang untuk mempelajari teknologi pengolahan sampah modern yang ramah lingkungan.

Selama berada di Tomohon, delegasi Maniwa melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah fasilitas pengelolaan lingkungan, di antaranya Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), Pusat Pengolahan Sampah Organik Terpadu (PPSOT), serta bank sampah. Peninjauan ini bertujuan melihat langsung potensi pengembangan sistem pengolahan limbah yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Kerja sama yang dijajaki mencakup transfer teknologi pengolahan sampah, pengembangan sistem pengolahan limbah terpadu, hingga pemanfaatan energi baru terbarukan seperti geothermal. Kota Tomohon dinilai memiliki potensi besar di sektor energi panas bumi yang dapat dikembangkan untuk mendukung ketahanan energi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Wali Kota Caroll Senduk menyampaikan harapannya agar pertemuan ini dapat berlanjut pada kerja sama konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dan pemanfaatan energi bersih di Kota Tomohon.

Kolaborasi dengan Kota Maniwa yang dikenal memiliki inovasi pengolahan sampah modern diharapkan mampu mendorong Tomohon menuju konsep pembangunan berkelanjutan, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam menciptakan kota yang ramah lingkungan dan berdaya saing global.