Tomohon – Kini di Kota Tomohon sudah ada Laboratoriun Polymerase Chain Reaction (PCR), yang saat ini hasilnya tidak perlu menunggu lama, namun dengan adanya Laboratorium ini, warga hanya bisa menunggu hasil selama 6 jam saja.
Laboratoriun PCR ini diresmikan okeh Walikoata Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak.CA, pada Sabtu (23/1/21) dan sudah resmi di operasikan.
Laboratorium PCR itu sendiri satu-satunya di Provinsi Sulawesi Utara dengan mendapat stimulan dana pembangunan sarana penunjang fasilitas kesehatan dari Dana Insentif Daerah (DID) Dinas Kesehatan Tahun Anggaran 2020.
Peresmian Laboratorium PCR dirangkaikan dengan peresmian gedung Unit Transfusi Darah (UTD) dan Gedung Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Tomohon. Kegiatan diawali ibadah dipimpin Pdt Emeritus Wowor Turang STh.
Eman mengatakan, selaku pemerintah, menjadi kewajiban untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat termasuk di bidang kesehatan.
Ditambahkan Eman, ada 6 manfaat besar dari keberadaan laboratorium PCR di Kota Tomohon yakni :
1.Mempercepat diagnosa ODP, PDP dan Kontak Erat,
2.Mempercepat pemeriksaan hasil sampel pasien terkonfirmasi Positif Covid-19.
3.Penghematan waktu rawat inap pasien.
4.Penanganan pasien lebih terarah dan tepat karena hasil Swab test bisa lebih cepat diperoleh.
5.Dapat dengan cepat mendiagnosis berbagai penyakit infeksi selain Covid-19. Seperti Hepatitis, HIV, Human Papillomavirus, dan Tuberculosis serta keenam, dapat mengurangi biaya/anggaran pemeriksaan hasil sampel.
Sementara, PCR merupakan standar tertinggi atau gold standard pendeteksian Covid-19. Rapid Test Antigen menawarkan akurasi yang tinggi dibandingkan Rapid Test Antibodi, sebab Rapid Test Antigen tetap merupakan Rapid Tes dengan tingkat akurasi yang lebih rendah dibandingkan PCR. (Tya)






