Sukseskan Festival Bumi Kilu, Karang Taruna Paniki Satu Gelar Kompetisi E-Sport

SULUTLINENEWS.CO.ID, MANADO – Karang Taruna Kelurahan Paniki Satu Kecamatan Mapanget Manado turut ambil bagian dalam pelaksanan Festival Bumi Kilu 2022, dengan menggelar kompetisi E-Sport Mobile Legends 23-24/Juli 2022.

Sebagai bentuk dukungan untuk suksesnya penyelenggaraan Festival Bumi Kilu 2022 yang digelar Pemerintah Kelurahan Paniki Satu Manado, Karang Taruna turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Keterlibatan Karang Taruna adalah menggelar kompetisi E-Sport yang berlangsung selama dua hari.

Ketua Karang Taruna Paniki Satu Donni Rambit mengatakan, kompetisi E-Sport Mobile Legends ini dikemas secara berbeda yang digelar di Lokasi Festival Bumi Kilu tepatnya dipinggiran sungai.

” Iya kami buat disini agar beda, kan biasanya kompetisi seperti ini dibuat di Pusat Perbelanjaan, tapi kali ini kita buat disini agar para peserta juga bisa melihat aliran sungai dibawah pepohonan rindam” kata donni.

Para peserta yang datang adalah kalangan muda dari Kelurahan Paniki Satu, mereka terlihat antusias mengikuti kompetisi ini.

Karang Taruna Paniki Satu menyambut baik penyelenggaran Festival Bumi Kilu yang bertujuan untuk mengajak warga menjaga kebersihan terlebih khusus dalam pemeliharaan sungai agar tidak tercemar.
“Untuk itu kami mengimbau semua kalangan muda mudi juga ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan serta menjadi corong mensosialisasikan pada warga bahwa buang sampah sembarangan itu tidak baik” Jelas Donni.

Kompetisi E-Sport Mobile Legends sengaja digelar di Lokasi ini salah satu tujuannya untuk memperlihatkan pada muda mudi lokasi Festival Bumi Kilu yang sudah disulap menjadi tempat rekreasi mini dimana bisa dijadikan tempat tongkrongan baru selain di Pusat Kota.

Diketahui Festival Bumi Kilu 2022 digelar Pemerintah Kelurahan Paniki Satu bekerjasama dengan Pemkot Manado, Balai Wilayah Sungai Sulawesi I dengan segenap komponen masyarakat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari 22-24/Juli 2022.

Kegiatan ini dianggap menjadi percontohan bagi semua Kelurahan di Kota Manado, agar bisa produktif memanfaatkan lahan kosong serta terpenting merawat lingkungan agar terlihat bersih dan asri.

ADP