Minsel – UAS (Ujian Akhir Sekolah-red) siswa-siswi tingkat SMP bagi kelas Sembilan di Kabupaten Minahasa Selatan sudah dimulai sejak hari Senin, 19/04 dan berakhir nanti hingga hari Jumat 23/04 pekan ini.
Kali ini pelaksanaan UAS untuk SMP Negeri 2 Amurang, melaksanakannya dengan dua cara yakni, Luring (Luar Jaringan-red) dan Daring (Dalam Jaringan-red), cara keduanya ini dilakukan di ruang kelas sekolah yang ada, hanya saja cara menyelesaikan mata pelajaran ujian berbeda, cara sistem Luring dimana peserta UAS mengerjakan soal ujian dengan mengunakan alat tulis dan kertas, sedangkan cara Daring peserta menyelesaikan soal ujian dengan menggunakan Smartphone.
Cara ini hanya SMP N 2 Amurang saja melakukan hal tersebut sedangkan sekolah-sekolah lain pada umumnya hanya melaksanakan dengan sistem Luring yang menggunakan alat tulis dan kertas dan mengerjakan diruang kelas sekolah mereka masing-masing, tetapi tidak menutup kemungkinan sekolah lainnya menggunakan cara Daring dirumah ketika dalam keadaan darurat yang dimaksud kalau ada peserta UAS yang mengalami gangguan fisik dan hal lain sebagainya atas persetujuan pihak sekolah dengan orang tua murid.
Kepala Sekolah SMP N 2 Amurang kepada media ini menyebut bahwa melaksanakan UAS dengan dua cara tersebut yang dilaksanakan di sekolah, tidak meninggalkan aturan Protokol Kesehatan 5 M bagi para peserta dan para guru yang ada, selain itu pelaksanaan ini dari awal ada kesepakatan orang tua murid dengan kepala sekolah dan para guru serta persetujuan dari kepala Dinas terkait.
“Cara Daring dengan berbasis USBS (Ujian Sekolah Berbasis Smart Phone-red) di Minsel baru SMP N 2 Amurang saja dan cara ini bukan hanya untuk tampil bedah namun menginggat kebutuhan kedepan bahwa sistem digital merupakan keharusan untuk dilakukan dimanapun dan kapanpun, apalagi saat ini dilanda dengan adanya covid 19, sehingga sedini mungkin anak-anak kita lebih didekatkan dengan dunia ala internet, salah satu contoh, ketika mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan perkuliahan awal masuk saja saat ini melakukan dengan sistem online, jadi saat mereka sudah belajar dari sekarang maka besok-besok tidak lagi kaku atau biasanya disebut Gaptek (gagap tehknologi-red),” Jelas Paula D.H Moonik S.pd Map.
Jumlah peserta UAS SMP N 2 Amurang sebanyak 122 murid, dibagi dua yaitu 49 murid cara Daring dan mengunakan 2 kelas, sedangkan cara Luring 73 murid menggunakan 7 kelas yang ada, sedangkan operator kelas ada 4 orang dan 1 orang operator sistem.(rixmy)
Adapun mata pelajaran untuk UAS,
Hari Senin, Agama dan Bhs Indonesia
Hari Selasa, PKN dan Matematika
Hari Rabu, IPS dan Bhs Inggris
Hari Kamis IPA dan Seni Budaya
Hari Jumat PJOK dan TIK.






