Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon melaksanakan Seminar Tatalaksana Cegah Stunting Tenaga Kesehatan dalam upaya penurunan stunting melalui sistem rujukan berjenjang di Kota Tomohon, kegiatam ini dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Walikota Tomohon, Rabu (3/8/22).
Narasumber pada kegiatan ini yakni, DR. dr. Rachmat Sentika, SpA, MARS, dr. Ronald Rompies, SpA, DR. dr Ray Barawi, MKK, hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon dr. John Lumopa, M.Kes, Nasional Operator Manager Market Akses Danone Indonesia bersama tim Danone Indonesia lainnya, serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon. Peserta merupakan tenaga kesehatan di Kota Tomohon.
Sambutan Walikota Tomohon yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, SE, ME :
Perlu saya menjelaskan sedikit tentang Kota Tomohon, disini terdapat kurang lebih 94 destinasi pariwisata, sebagian besar merupakan wisata alam, jadi kiranya seusai kegiatan ini bapak-ibu dapat jalan-jalan sambil menikmati pesona keindahan Kota Tomohon.
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya, di Tomohon sendiri walaupun merupakan kota berkembang tapi tidak lepas dari kasus stunting, pemerintah berupaya melalui program-program seperti seminar ini kasus stunting di Kota Tomohon dapat di tekan seminim mungkin, seminar ini juga merupakan titik tolak agar kedepan pemerintah dapat merumuskan langkah strategis untuk penurunan dan pencegahan stunting.
Kota Tomohon juga terkenal dengan kuliner, jangan sampai anak-anak di Kota Tomohon kekurangan gizi, untuk itu pemerintah akan menjembatani dan menfasilitasi melalui regulasi yang ada agar kasus-kasus stunting di Kota Tomohon tidak terjadi lagi.
Pemerintah mengapresiasi Danone Indonesia yang punya kepedulian dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting khususnya di Kota Tomohon. (Tya)
