Pihak kepolisian memberi jawaban terkait dugaan kasus kekerasan terhadap salah satu jurnalis saat meliput kegiatan pengamanan aset Pemprov di Desa Kalasey 2 kecamatan Mandolang, Senin (7/11/2022) lalu.
Kabag Ops Polresta Manado Kompol Thommy Aruan menjelaskan bahwa yang diamankan kepolisian adalah orang-orang yang melakukan provokasi dan melawan petugas.
“Kami minta maaf jika ada oknum pers yang diamankan pada saat tindakan pembubaran massa oleh Satpol PP dan Polri,”ujarnya kepada awak media Rabu (9/11/2022) di halaman Mapolda.
Aruan mengatakan, aparat mengamankan sejumlah orang saat kegiatan penertiban bukan berdasarkan melihat profesi mereka
Namun kala itu mereka sudah melakukan tindakan anarkis dan melawan petugas serta memprovokasi
“Kita (Pol pp dan Polisi) kemarin tidak mengamankan karna profesi pekerjaan mereka, akan tetapi kita amankan mereka karena tindakan atau perbuatan mereka yg melawan petugas Pol PP dan Polri di lapangan,” ujarnya.
Aruan pun mempertanyakan soal wartawan yang diamankan pihak kepolisian, apakah dia sedang meliput sesuai SOP jurnalistik atau tidak.
“Karena berapa kali sudah ada himbauan dari organisasi Pers dan Humas Polri agar wartawan jangan meliput bergabung dengan massa yang melawan petugas, karena akan merugikan keselamatan wartawan tersebut.
Waktu kegiatan kemarin ada banyak wartawan yang meliput dan yang sesuai sop tidak ada yang berhadapan dengan petugas pol pp dan polri,” ujarnya
Aruan menyebut, polisi sebelumnya telah berulang kali memperingatkan bagi yang tidak berkepentingan segera menjauh dari lokasi penertiban dan jangan melawan petugas.
“Kami tidak mengenal orang-orang itu (yang diamankan Polisi), yang diamankan adalah orang yang melawan petugas dan sebelumnya petugas sudah mengimbau agar massa segera membubarkan diri,” beber Aruan.
Diketahui sekitar 40 orang diantaranya aktivis, mahasiswa dan beberapa warga dari petani dibawa ke Mapolresta Manado guna dimintai keterangan.
“Mereka tidak ditahan, hanya dimintai keterangan dan selanjutnya sudah dipulangkan ke rumah,”jelasnya.
