SULUTLINENEWS.CO.ID, MANADO – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado Manado menyelenggarakan ibadah Persekutuan Oikumene Umat Kristen (POUK). Dalam ibadah yang diadakan di aula kantor pada hari ini (05/06), sebuah pembacaan Alkitab dari Kitab Kejadian pasal 8 ayat 1-22 menjadi fokus utama perenungan dan refleksi bersama.
Pdt. S. E. Lumingkewas menjadi khadim pada ibadah ini. Pasal 8 ayat 1-22 dari Kitab Kejadian dipilih dengan tujuan untuk membangun pengertian dan refleksi tentang pentingnya kesabaran, kepercayaan, dan kepatuhan kepada Tuhan, seiring dengan kisah Nuh dan bahtera yang menjadi sorotan dalam teks tersebut.

Foto : Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado Manado menyelenggarakan ibadah Persekutuan Oikumene Umat Kristen
Melalui pembacaan ayat-ayat Alkitab ini, pesan utama yang ingin disampaikan adalah pentingnya mempertahankan iman dan kesetiaan kepada Tuhan dalam menghadapi cobaan dan perubahan dalam kehidupan. Kisah tentang Nuh yang membangun bahtera atas perintah Tuhan, menghadapi banjir besar, dan akhirnya mendapatkan keberkatan dari Tuhan merupakan teladan yang menginspirasi dalam memperkuat iman dan kepatuhan kepada-Nya.
“Dari refleksi Firman Tuhan kita pada saat ini dapat disimpulkan bagwa betapa agungnya kuasa Tuhan terhadap kehidupan kita. Dan sadarilah bahwa rancanganNya dalam hidup kita tidak pernah gagal” pungkas Pdt. S. E. Lumingkewas.
ADP






