SULUTLINENEWS.CO.ID, TOMOHON – Pawai Bocah dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional di Kota Tomohon diikuti ratusan siswa mulai dari PAUD, TK, sampai SD.
Pawai Bocah dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Tomohon Masna J.M Pioh, bertempat di SD katolik Santa Clara Tomohon Senin, (6/5/2024).
Sambutan Walikota yang di bacakan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah kota Tomohon Masna J.M Pioh,S.Sos, dimana Semua kreatifitas memberi tanda sukacita meliputi kita pelaku Pendidikan yang terus bersemangat menemukan cara baru dalam pengembangan Pendidikan.
Dalam momentum kita memperingati hari Pendidikan Nasional ini memberi kesempatan besar beradaptasi dengan metode pengajaran dalam ruang merdeka belajar yang bertujuan menggerakan pengembangan motorik dan akhlak peserta didik.
Pada tahapan ini pembentukan karakter anak menjadi perhatian yang amat mendasar. olehnya perjuangan kita menanamkan sikap disiplin di setiap pelaksanaan pawai bocah dari tahun ketahun memberi makna yang sangat penting; ketahanan baris-berbaris, mengasah gerak otak, keselarasan, kerapihan akan mengurai mentalitas bekerja sama. Tujuan sederhana ini, memerlukan ketelitian pendidik dan orang tua.
Semangat di peringatan hari pendidikan nasional ini juga, mengisi hal fundamental dalam lingkup pendidikan anak usia dini yaitu 3 target perubahan yang harus di kawal bersama yakni: menghilangkan tes membaca menulis dan berhitung atau calistung pada proses penerimaan siswa baru. Demikian halnya pelayanan paud berkualitas menjadi sasaran yang mendesak untuk terus di kerjakan. kesempatan selanjutnya bagi anak-anak SD perlunya perhatian besar dalam mencapai 6 (enam) pondasi anak:
1. agama dan budi pekerti
2. kematangan emosional
3. keterampilan sosial
4. memaknai belajar
5. ketermpilan motorik dan
6. kematangan kognitif.
Pemerintah berharap, melalui hari Pendidikan Nasional ini dapat terus mendorong seluruh anak-anak untuk aktif, kreatif dan kritis dalam proses belajar sehingga menciptakan generasi bangsa yang madiri, cerdas dan berakhlak mulia.
Sementara itu, Peserta pawai Paud/Kelompok Bermain berjumlah 15 kelompok, Taman Kanak-Kanak 54 dan Sekolah Dasar berjumlah 66 sekolah, melewati panggung utama di Puskot kompleks Merana Alfa Omega. (Sin)






