SULUTLINENEWS.CO.ID, MINSEL – Kapolres Minahasa Selatan, AKBP Feri Sitorus, mengunjungi rumah duka korban kasus penikaman di Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.
AKBP Feri Sitorus memberi penghiburan serta kekuatan kepada keluarga korban, Nikson Sumual.
“Kami menyampaikan turut berdukacita kepada keluarga atas peristiwa yang terjadi,” ujar AKBP Feri Sitorus, Selasa (18/7/2023).
Dia pun berharap kejadian seperti ini merupakan yang terakhir terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan.
“Jadi tidak ada kejadian lain dan kita saling menjaga kamtibmasnya. Dan sama-sama kita menyadari bahwa ini sudah jalan Tuhan yang terjadi,” jelasnya.
AKBP Feri Sitorus pun meminta keluarga korban agar menyerahkan seluruh proses hukum kepada Polres Minsel.
“Tadi pagi kami sudah amankan 2 pelakunya. Percayakan kepada kami, hukum akan kita tegakkan,” ujarnya.
Sebelumnya, publik Sulawesi Utara dihebohkan dengan video warga yang saling serang dengan senjata tajam.
Dari informasi yang diterima, peristiwa tersebut terjadi di Desa Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan.
Permasalahan ini diduga dipicu usai seorang warga bernama Nikson Sumual meninggal ditikam dua orang terduga pelaku yang merupakan kakak beradik.
Kabar terbaru, keduanya sudah diamankan pada Selasa (18/7/2023) sekitar pukul 03.00 Wita.
Keduanya diketahui bernama Dandi alias DM (24) dan Vaysen alias VM (20), warga Desa Kinalawiran Jaga V, Kecamatan Tompaso Baru.
AKBP Feri Sitorus menjelaskan kedua terduga pelaku diamankan di area perkebunan gunung rotan Kecamatan Tompasobaru dengan barang bukti satu buah pisau yang digunakan untuk menikam korban.
“Terduga DM diamankan terlebih dahulu dan sudah dibawa ke Mapolres Minsel sedangkan VAY diamankan menyusul,” jelasnya.
AKBP Feri Sitorus mengatakan sampai saat ini situasi aman dan terkendali.
“Situasinya sudah membaik, dan anggota kami masih terus disiagakan untuk tetap melakukan penjagaan,”
ADP






