Tim QR-8 Kodaeral VIII Melakukan Pengungkapan Barang Seludupan Dari Luar Negeri yang masuk ke Wilayah Perairan Manado

Manado-Sulutlinenews.co.id.Sianida sebanyak 13 karung ukuran 50 Kilogram (Km) dengan total sekitar 650 Kg, tiga dus minuman keras yang terdiri dari satu dus merek Carlo Rossi dan dua dua Bargin.

Adalah barang selundupan dari luar negari masuk ke wilayah perairan Manado berhasil di amankan Tim QR-8 Kodaeral VIII.

Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi SE M.Tr.Opsla, diwakili Wadam Kodaeral VIII, menyampaikan pengukupan tersebut dalam Press Conference, di Joglo Kodaeral VIII Senin (2/2/2026).

Penindakan tersebut berdasarkan informasi intelijen Kodaeral VIII, terkait adanya aktivitas penyelundupan barang dari luar negeri masuk wilayah perairan Manado.

Tim Quick Respons (QR-8) Kodaeral VIII, kemudian berkoordinasi dengan KSOP Manado melaksanakan pengejaran menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB).

Pada pukul 20.00 Wita, Pumpboat Fadil Boy berhasil dihentikan dsn di tangkap sebuah Pumpboat di perairan Manado yang membawa barang muatan ilegal diatas di titik 01•31″”55,62 utara – 124•49’26,48 Timur.

Saat diperiksa, ditemukan seorang Nahkods dan dua awak.Serta barang berbahaya Sianida (CN) serta minuman keras ilegal.

Nilai barang selendupan Rp 654.591.040, berpotensi menimbulkan kerugoan negara dalam jumlah tersebut. Setelah diamankan dan dibawa ke Mako Kodaeral VIII untuk proses pemeriksaan lanjut,” kata Kadispen Kodaeral VIII Manado Letkol Laut (P) Rudi Tandirerung dalam pesan rilis yang di terima wartawan, Senin (2/2/2026).

Dugaan penyelundupan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan nomor 17 tahun 2008, tentang pelayaran sebagaimana diubah dengan UU nomor 66 tahun 2024.

Apa yang dilakukan Kodaeral VIII ini, bentuk penegasan komitmen tindak tegas bentuk pelanggaran hukum di wilayah Perairan Indonesia.

Pihaknya akan memproses perkara ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam presscon tersebut dihadiri pereakilan Kakanwil Bea Cukai Sukut, perwakilan Binda Sulut, Dansibsatgas Bais TNI Sulut, perwakilan KSOP Manado,Kepala ESDM Sulut, Ir Kodaeral VIII, Asintel Dankodaeral VIII dan Kadiskum Kodaeral VIII.